Star Rysa School

Kurikulum

Menggunakan kurikulum Internasional yang telah disyahkan oleh Departemen Pendidikan Republik Indonesia

sistem pengajaran

Menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan, pembelajaran dilakukan secara aktif, terintergrasi yang berbasis sentra ,dan tematik

VISI

Mewujudkan sumber daya manusia berakhlak mulia yang siap pakai untuk berkerja dan mampu bersaing secara global

     MISI

  1. Menciptakan suasana yang kondusif untuk mengembangkan potensi siswa      melalui penekanan pada penguasaan kompetensi bidang ilmu pengetahuan dan      teknologi serta Bahasa Inggris.
  2. Meningkatkan penguasaan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dan      alat untuk mempelajari pengetahuan yang lebih luas.
  3. Meningkatkan frekuensi dan kualitas kegiatan siswa yang lebih      menekankan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keimanan      dan ketakwaan yang menunjang proses belajar mengajar dan      menumbuhkembangkan disiplin pribadi siswa.
  4. Menumbuhkembangkan nilai-nilai ketuhanan dan nilai-nilai kehidupan      yang bersifat universal dan mengintegrasikannya dalam kehidupan

SaRANA DAN PRASARANA

  • Ruang Perpustakaan
  • Area Komputer
  • Lapangan Sepak Bola kecil
  • Kolam renang
  • Ruang kantin

BIAYA SPP dan LOKASI

Cabang Lebak Bulus :

Rp. 500, 000/ bulan

 

Jam masuk

Lihat pada lampiran

MAta pelajaran

  • IPA
  • IPS
  • Matematika
  • Sejarah
  • B. Indonesia
  • Seni Rupa
  • B. Inggris
  • Komputer
  • Musik
  • PKn
  • Penjaskes
  • Pembentukan Karakter
  • Mandarin

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang sudah bisa gaul”

Mama Theo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa l, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang sudah bisa gaul”

Mama Theo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

“Memang tidak salah pilih, masukin Vendo disini”

Mama Vendo

“Saya bingung, kok Raffa betah banget ya disini, ga mau pulang- pulang”

Papa Raffa

“Dulu anak saya tidak bisa bergaul, sekarang gaul”

Mama Theo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: